Perkuat Ketahanan Maritim, Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Dorong Pemberdayaan Pesisir Berbasis Ekonomi Biru di Kota Probolinggo

Probolinggo – Upaya memperkuat peran masyarakat pesisir dalam pembangunan maritim berkelanjutan terus didorong melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) sekaligus penandatanganan Implementation of Agreement (IoA) dengan tema “Penguatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Berbasis Ekonomi Biru untuk Mendukung Ketahanan Maritim Berkelanjutan” yang berlangsung di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir agar mampu mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Melalui konsep ekonomi biru (blue economy), program ini mendorong pemanfaatan sumber daya laut yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Penandatanganan Implementation of Agreement (IoA) menandai dimulainya komitmen kerja sama antarinstansi dalam pelaksanaan program pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan solusi dalam menghadapi tantangan sektor kelautan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, para pihak menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem maritim yang kuat. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan wilayah pesisir yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Melalui program ini, masyarakat pesisir akan mendapatkan penguatan kapasitas melalui transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, serta pengembangan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga menjadi sarana implementasi hasil riset dan inovasi akademik agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Probolinggo mengapresiasi terlaksananya kerja sama tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan serta memperkuat ketahanan maritim di wilayah pesisir.

“Penguatan kapasitas masyarakat pesisir menjadi langkah penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Melalui kerja sama ini, diharapkan muncul berbagai program inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar perwakilan dalam kegiatan tersebut.

Dengan terlaksananya penandatanganan Implementation of Agreement ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan pesisir yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui penerapan ekonomi biru.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah memiliki peran penting dalam membangun ketahanan maritim yang berkelanjutan serta mendukung pengelolaan sumber daya pesisir secara bertanggung jawab.